Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu

Percepat Realisasi Cetak Sawah, Ditjen LIP Hadiri Rakor Lintas Sektor Bersama Gubernur Kalteng

  • 29/07/2025 18:32:00
  • By : HumasLIP
  • 373
Percepat Realisasi Cetak Sawah, Ditjen LIP Hadiri Rakor Lintas Sektor Bersama Gubernur Kalteng

Palangkaraya — Plt. Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Dr. Ir. Hermanto, M.P., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Percepatan Realisasi Cetak Sawah Tahun 2025 di Provinsi Kalimantan Tengah. Rakor digelar di Kantor Gubernur Kalteng dan dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran (29/7). 

 

 

Hadir dalam Rakor tersebut Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, Kapolda Kalteng, Sekda Kalteng, Kajati Kalteng, Brigjen Putra Widiastawa (Pj Swasembada Pangan Wilayah Kalimantan), Danrem 102/Panju Panjung, Kepala Dinas TPHP Kalteng, Direktur Alsintan dan Pascapanen, tenaga ahli Menteri Pertanian Hendri Sosiawan, perwakilan Forkopimda Kalteng, serta jajaran dinas terkait lingkup Pemprov Kalteng.

 

 

Dalam paparannya, Plt. Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian menyampaikan bahwa program cetak sawah di Kalimantan Tengah menunjukkan progres yang positif.

 

 

“Sejak 12 Juli kami berada di Kalimantan Tengah untuk mencermati langsung kondisi lapangan. Sudah hampir 20 hari dan hasilnya menunjukkan progres yang baik. Namun, masih ada beberapa hal yang perlu segera ditindaklanjuti agar kontrak konstruksi dapat diselesaikan paling lambat Oktober 2025,” ujar Hermanto.

 

 

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara Tim Monitoring yang dibentuk oleh Gubernur dengan 12 Tim Terpadu dari Ditjen LIP yang telah lebih dulu diterjunkan.

 

 

“Sebagian besar kegiatan di lapangan baru sampai tahap land clearing dan land levelling. Kita tidak boleh berhenti di situ. Proyek ini harus tuntas dan fungsional. Artinya, harus dilanjutkan dengan pembenahan tanggul, pembangunan jaringan irigasi, dan pekerjaan penunjang lainnya,” tegas Hermanto.

 

 

Ia juga menekankan pentingnya peran pengawas konstruksi sebagai “tangan pemerintah pusat” di lapangan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan fakta di lapangan.

 

 

“Para pengawas akan kami dampingi agar dapat memberikan data dan informasi yang objektif. Kami juga memastikan bahwa 12 tim terpadu yang sudah kami sebar bergerak dalam kerangka dan langkah yang sama. Semua sudah terkonsolidasi. Harapannya, Kalimantan Tengah bisa menjadi referensi bagi provinsi lain yang saat ini masih dalam proses konstruksi,” tambahnya.

 

 

Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah menyampaikan komitmen penuh daerahnya untuk mendukung target swasembada pangan nasional.

 

 

“Pemerintah menargetkan swasembada pangan bisa segera tercapai. Oleh karena itu, kami membentuk Tim Monitoring untuk mempercepat dan mengawal realisasi cetak sawah di lapangan. Pemerintah daerah adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, sehingga kami siap bersinergi dan bertanggung jawab mendukung prioritas nasional,” tegas Gubernur Agustiar.

 

 

Ia juga mengimbau seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kabupaten, aparat keamanan, dan unsur Forkopimda untuk fokus mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi, sekaligus mendorong pelibatan tokoh masyarakat dan tokoh adat guna menghindari potensi penolakan dari masyarakat lokal.

KATEGORI