Merauke – Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementerian Pertanian terus memperkuat langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui percepatan program Cetak Sawah Tahun 2025. Hal ini diwujudkan dengan kunjungan langsung Plt Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Dr. Ir. Hermanto, M.P., yang melakukan tinjauan lapangan progres pelaksanaan cetak sawah di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, pada Kamis (28/08/2025).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Plt Dirjen LIP didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Merauke, Josefa Louise Rumaseuw, S.Hut, beserta jajaran tim dinas, penyedia konstruksi, konsultan pengawas, serta tim teknis Ditjen LIP. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kuatnya sinergi pusat-daerah dalam mewujudkan keberhasilan program strategis nasional.
Plt Dirjen LIP secara langsung mencermati progres pembangunan cetak sawah di beberapa titik lokasi. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan kegiatan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal.
“Cetak sawah di Merauke bukan hanya soal menambah luas lahan tanam, tetapi juga merupakan upaya nyata Kementerian Pertanian dalam mengoptimalkan potensi lahan di kawasan food estate strategis. Kami harap Dinas Pertanian Kabupaten Merauke dapat terus mengawal secara intensif, sehingga seluruh pekerjaan rampung dengan baik sebelum akhir September 2025,” tegas Hermanto.
Kabupaten Merauke sendiri dikenal sebagai salah satu lumbung pangan potensial di wilayah timur Indonesia. Melalui program cetak sawah ini, Ditjen LIP optimistis dapat meningkatkan ketersediaan lahan pertanian yang produktif, memperluas areal tanam, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional yang berdaulat dan berkelanjutan.
Tinjauan lapangan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Ditjen LIP tidak hanya berperan dalam perencanaan dan penganggaran, tetapi juga hadir langsung di lapangan untuk memastikan kualitas, ketepatan waktu, dan keberhasilan program. Dengan pengawalan intensif, Ditjen LIP memastikan setiap tahapan program cetak sawah berjalan sesuai standar teknis serta memberikan dampak positif bagi petani dan masyarakat sekitar.