Direktur Jenderal

Dr. Ir. Hermanto, M.P.

Dr. Ir. Hermanto, M.P. dilantik sebagai Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian pada tanggal 28 November 2025. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian pada tahun 2025 serta Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian pada periode 2022–2025.

Karier profesionalnya di Kementerian Pertanian dimulai sebagai peneliti di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Beliau pernah bertugas sebagai peneliti pada BPTP Sumatera Selatan (2002–2008) dan BPTP Bangka Belitung (2009–2010), serta menjadi Peneliti pada Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian (PSEKP) pada periode 2011–2019. Dalam perjalanan kariernya, beliau juga pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Perencanaan Wilayah Biro Perencanaan (2019–2020) dan Koordinator Substansi Perencanaan Wilayah (2020–2022).

Selain di lingkungan birokrasi, Hermanto juga aktif dalam dunia akademik sebagai Dosen Tamu pada Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung (2009–2011). Beliau juga terlibat dalam berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan kebijakan pertanian, khususnya pada bidang kebijakan perdagangan internasional, modeling dan dampak kebijakan, serta pengembangan kebijakan pertanian.

Dalam forum ilmiah dan kebijakan, Hermanto aktif sebagai anggota berbagai tim ahli dan forum strategis. Ia pernah menjadi Penguji Program Doktor Ilmu Pertanian di Universitas Sriwijaya, anggota Tim Analisis Kebijakan menggunakan model CGE di Pusat Studi Pembangunan Ekonomi Universitas Padjadjaran, serta menjadi Tim Ahli di Kementerian Perdagangan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Selain itu, beliau juga berkontribusi dalam penyusunan Buku Seri Pengembangan Pertanian serta berbagai kajian strategis sektor pertanian.

Kiprah akademiknya ditunjukkan melalui produktivitas dalam menghasilkan karya ilmiah. Beliau telah menulis dan berkontribusi dalam lebih dari 12 buku yang sebagian besar diterbitkan oleh IAARD Press serta menghasilkan berbagai artikel ilmiah pada jurnal nasional dan internasional yang membahas isu strategis pertanian, perdagangan internasional, perubahan iklim, dan ketahanan pangan.

Hermanto lahir di Curup, Sumatera Selatan, pada tanggal 14 Agustus 1971. Ia menempuh pendidikan Sarjana (S1) di bidang Sosial Ekonomi Pertanian pada Universitas Jambi (1994), kemudian melanjutkan Magister (S2) di bidang Ekonomi Pertanian pada Universitas Padjadjaran, Bandung (1997). Gelar Doktor (S3) di bidang Kebijakan dan Pengembangan Pertanian diperoleh dari University of the Philippines Los Baños (UPLB), Filipina pada tahun 2005, dengan spesialisasi pada kebijakan perdagangan internasional, pemodelan dan dampak kebijakan, serta pengembangan kebijakan pertanian.

Penghargaan tertinggi yang diterima oleh beliau adalah Satyalancana Wira Karya pada tahun 2026 dari Presiden RI, Prabowo Subiyanto atas kontribusinya dalam pencapaian Swasembada Pangan di Indonesia.

Publikasi karya ilmiah dan hasil penelitian yang bersangkutan telah diterbitkan dalam berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional, prosiding, serta buku yang berkaitan dengan kebijakan pertanian dan pembangunan sektor pertanian.

No. Judul Tahun
1 Membangkitkan Lahan Rawa, Membangun Lumbung Pangan Indonesia -
2 Menjaring Investasi Meraih Swasembada Gula -
3 Transformasi Bantuan Pangan -
4 Perdagangan Internasional Komoditas Pangan Strategis -
5 Sukses Swasembada: Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045 -
6 Menata Anggaran Mempercepat Swasembada Pangan -
7 Arah Kebijakan Kerja Sama Pertanian Indonesia di Asia Pasifik -
8 Dampak Perjanjian Perdagangan Bebas Indonesia-India pada Sektor Pertanian -
9 Analisis Daya Saing Buah Manggis Indonesia di Pasar Dunia 2012
10 Climate Change Impact in Agriculture Sector and Fiscal Instruments 2013
11 Impact of Achievement in Rice Production Surplus of 10 Million Tons on National and Regional Economy 2013