Direktur Konservasi dan Pengembangan Sumber Air Pertanian
Asmarhansyah, S.P., M. Sc., Ph. D.
Asmarhansyah, S.P., M.Sc., Ph.D. dilantik sebagai Direktur Konservasi dan Pengembangan Sumber Air Pertanian pada tanggal 14 Februari 2025. Sebelumnya beliau juga mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pelindungan dan Optimasi Lahan.
Karier profesionalnya di bidang pertanian dimulai sebagai peneliti di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, dengan jabatan fungsional terakhir sebagai Peneliti Ahli Madya pada bidang Ilmu Tanah dan Hidrologi. Seiring dengan transformasi kelembagaan menjadi Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP), beliau dipercaya mengemban jabatan sebagai Analis Kebijakan Ahli Madya, yang berperan dalam penyusunan kebijakan berbasis riset dan penguatan sistem standardisasi pertanian.
Dalam perjalanan kariernya, Asmarhansyah memiliki pengalaman yang luas di berbagai unit kerja dan wilayah di Indonesia. Beliau pernah bertugas di BPTP Kalimantan Tengah, Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau, serta pada berbagai unit teknis seperti Balai Penelitian Tanah, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Balai Standardisasi Agroklimat dan Hidrologi Pertanian, serta Balai Besar Standardisasi Pascapanen Pertanian. Sebelum menjabat sebagai direktur, beliau juga dipercaya sebagai Kepala Balai Besar Pengujian Standar Instrumen (BBPSI) Pascapanen Pertanian.
Di tingkat internasional, Asmarhansyah aktif mewakili Indonesia dalam berbagai forum strategis. Pada tahun 2023, beliau dipercaya sebagai Head of Delegation Indonesia pada Meeting of Agricultural Chief Scientist (MACS) G20 di India. Sebelumnya, pada tahun 2022, beliau juga menjadi delegasi Indonesia pada Conference of the Parties on Climate Change (COP27) di Sharm El-Sheikh, Mesir, yang membahas isu perubahan iklim dan dampaknya terhadap sektor pertanian global.
Asmarhansyah menempuh pendidikan Sarjana (S1) di bidang Ilmu Tanah pada Universitas Lampung. Selanjutnya, beliau melanjutkan pendidikan Magister (S2) dan Doktor (S3) di University of the Philippines Los Baños (UPLB), Filipina, hingga meraih gelar Ph.D di bidang Ilmu Tanah.