Direktur Irigasi Pertanian

Dr. Liferdi Lukman, SP, M.Si.

Dr. Liferdi Lukman, SP., M.Si. dilantik sebagai Direktur Irigasi Pertanian pada tanggal 6 Februari 2026. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Direktur Buah dan Florikultura pada Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian sejak tahun 2019. Dalam perjalanan kariernya di Kementerian Pertanian, Liferdi juga pernah dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Benih Hortikultura serta Plt. Direktur Perlindungan Hortikultura.

Karier profesionalnya di bidang pertanian telah dimulai sejak awal 1990-an sebagai teknisi laboratorium dan teknisi kebun pada lembaga penelitian hortikultura. Sejak diangkat sebagai peneliti pada tahun 1998, Liferdi aktif melakukan penelitian di bidang agronomi dan ekofisiologi tanaman, khususnya pada komoditas hortikultura. Dalam perjalanan karier penelitiannya, beliau pernah menduduki jabatan Peneliti Muda hingga Peneliti Ahli Madya, dengan berbagai kegiatan penelitian, analisis, dan pengembangan teknologi budidaya tanaman.

Selain berkiprah sebagai peneliti, Liferdi juga memiliki pengalaman manajerial di bidang penelitian dan pengembangan pertanian. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa) serta Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat, dengan tanggung jawab mengawal operasional lembaga, pengembangan inovasi teknologi pertanian, serta penguatan kegiatan penelitian dan pengkajian teknologi pertanian spesifik lokasi.

Di tingkat nasional dan internasional, Liferdi juga aktif dalam berbagai forum dan kegiatan strategis di bidang pertanian. Ia pernah menjadi delegasi Republik Indonesia dalam berbagai kegiatan kerja sama internasional, antara lain pertemuan ODICOFF di Belanda, Belgia, Serbia, dan Turki, serta berbagai forum kerja sama pertanian di kawasan Asia dan Pasifik. Selain itu, beliau juga terlibat dalam kegiatan G20 sektor pertanian, serta berbagai forum internasional yang membahas pengembangan hortikultura dan sistem pangan berkelanjutan.

Selain di lingkungan birokrasi dan penelitian, Liferdi juga berkiprah di dunia akademik. Ia pernah menjadi staf pengajar di Fakultas Pertanian Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) serta menjadi dosen tamu di berbagai perguruan tinggi, antara lain Institut Pertanian Bogor (IPB University) dan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN). Dalam kegiatan akademik tersebut, beliau berbagi pengalaman dan pengetahuan terkait pengembangan teknologi pertanian, kebijakan hortikultura, serta inovasi agronomi.

Dalam organisasi profesi, Liferdi aktif di berbagai organisasi ilmiah dan profesi pertanian. Ia pernah menjabat sebagai Ketua I Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Hortikultura Indonesia (PERHORTI) serta terlibat aktif dalam Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) dan berbagai organisasi profesi lainnya yang bergerak dalam pengembangan ilmu pertanian dan hortikultura di Indonesia.

Liferdi Lukman lahir di Solok, Sumatera Barat, pada tanggal 7 Oktober 1970. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) di bidang Budidaya Pertanian pada Universitas Mahaputra Muhammad Yamin, kemudian melanjutkan pendidikan Magister (S2) Agronomi bidang Ekofisiologi di Institut Pertanian Bogor (IPB). Gelar Doktor (S3) Agronomi bidang Hara Tanaman juga diperoleh dari Institut Pertanian Bogor.

Sepanjang kariernya, Liferdi telah menerima berbagai penghargaan, antara lain Satya Lancana Karya Satya X Tahun (2012) dan Satya Lancana Karya Satya XX Tahun (2020) dari Presiden Republik Indonesia atas pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara. Ia juga menerima berbagai penghargaan di bidang penelitian dan inovasi pertanian, termasuk penghargaan Penulis Makalah Ilmiah Terbaik Lingkup Badan Litbang Pertanian.

Publikasi karya ilmiah dan hasil penelitian yang bersangkutan telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia maupun Inggris pada jurnal ilmiah, majalah semi ilmiah, prosiding, dan buku.

No. Judul Tahun
1 Panduan Budidaya Tanaman Sukun (Artocarpus altilis L.) 2009
2 30 Varietas Unggul Baru Sayur 2015
3 Vertikultur Tanaman Sayur, Cara Cerdas Bertanam di Lahan Sempit 2016
4 Teknologi Pengendalian Hama Lalat Buah 2020
5 Buah-buahan Tropika Unggulan, Potensial dan Prospektif 2021
6 Buah-buahan Tropika Eksotik 2021
7 Kiat Sukses Budidaya Cabai 2022