Direktur Pelindungan dan Optimasi Lahan

Dr. Dede Sulaeman, S.T., M.Si.

Dr. Dede Sulaeman, S.T., M.Si. dilantik sebagai Direktur Pelindungan dan Optimasi Lahan pada tanggal 6 Februari 2026. Sebelumnya, beliau telah berkiprah dalam berbagai program strategis pengelolaan lingkungan hidup nasional dan global. Dengan pengalaman yang panjang dalam pengelolaan lingkungan hidup, beliau dipercaya untuk memimpin upaya pelindungan dan optimalisasi lahan pertanian guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Karier profesionalnya di Kementerian Pertanian tidak hanya berfokus pada aspek teknis pertanian, tetapi juga pada pengelolaan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan. Beliau aktif dalam berbagai kegiatan penelitian, penyusunan makalah ilmiah, seminar, serta penyusunan policy paper yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan dan pembangunan pertanian berkelanjutan. Selain itu, beliau juga tergabung dalam berbagai kelompok tenaga ahli dan konsultan di bidang lingkungan hidup yang menangani desain teknis dan manajerial sistem pengolahan limbah, penyediaan air minum, serta pengelolaan persampahan.

Dalam bidang penelitian dan pengembangan, Dede Sulaeman terlibat dalam berbagai proyek nasional maupun internasional, antara lain Eco-IndOrganic Project (USA), kegiatan penghitungan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sektor pertanian, pengembangan pertanian ramah lingkungan, modernisasi irigasi, serta berbagai program pengelolaan lingkungan hidup yang mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan. Pengalaman tersebut memperkuat kompetensinya dalam mengintegrasikan aspek lingkungan ke dalam pembangunan sektor pertanian.

Di tingkat nasional, beliau aktif dalam berbagai kegiatan strategis terkait pengelolaan sumber daya air dan irigasi. Bersama Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada dan masyarakat petani di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, beliau menggagas Gerakan Irigasi Bersih (GIB) sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan irigasi dan pertanian yang berwawasan lingkungan. Gerakan ini kemudian berkembang dan diterapkan di berbagai daerah di Indonesia serta menjadi salah satu contoh praktik partisipatif yang mendapat perhatian di tingkat internasional.

Selain menjalankan tugas kedinasan, Dede Sulaeman juga aktif dalam berbagai organisasi profesi. Beliau merupakan Pengurus Komite Nasional Indonesia untuk Irigasi dan Drainase, anggota peneliti pada Pusat Kajian Modernisasi Irigasi dan Pertanian Universitas Gadjah Mada, peneliti pada Gerakan Irigasi Bersih, serta memiliki sertifikasi SKA Madya Bidang Lingkungan. Keterlibatan tersebut menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik terbaik di bidang pengelolaan lingkungan serta sumber daya air pertanian.

Dede Sulaeman lahir di Kuningan pada tanggal 07 Desember 1973. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) pada Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Yogyakarta, kemudian melanjutkan pendidikan Magister (S2) Ilmu Lingkungan di Universitas Indonesia, dan memperoleh gelar Doktor (S3) Ilmu Lingkungan dari Universitas Gadjah Mada. Latar belakang pendidikan tersebut menjadi fondasi kuat dalam pengembangan kebijakan dan program pelindungan lahan serta pengelolaan lingkungan pertanian.

Dengan pengalaman yang luas dalam bidang lingkungan hidup, pengelolaan sumber daya lahan dan air, penelitian, serta pembangunan pertanian berkelanjutan, Dr. Dede Sulaeman, S.T., M.Si. terus berkomitmen untuk memperkuat pelindungan dan optimalisasi lahan pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan keberlanjutan pembangunan pertanian Indonesia.