Direktur Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian

Dr. Andy Wijanarko., S.P., M. Si.

Dr. Andy Wijanarko, S.P., M.Si. dilantik sebagai Direktur Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian pada tanggal 14 Februari 2025. Dalam jabatan tersebut, beliau memiliki peran strategis dalam pengembangan basis data, informasi, serta pemetaan lahan dan irigasi sebagai fondasi penting dalam mendukung pembangunan pertanian nasional.

Karier profesionalnya di bidang pertanian dimulai sebagai peneliti, dengan jabatan fungsional Peneliti Madya sejak tahun 2010. Dalam perjalanan kariernya, beliau aktif melakukan penelitian di bidang ilmu tanah dan pengelolaan sumber daya lahan, serta pernah berkiprah di Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi pada tahun 2017. Pada tahun 2022, beliau dipercaya mengemban jabatan sebagai Analis Prasarana dan Sarana Pertanian Madya, yang berperan dalam penguatan kebijakan dan pengembangan infrastruktur pertanian.

Dalam jenjang jabatan struktural, Andy Wijanarko memulai kiprahnya sebagai Kepala Bidang Program dan Evaluasi pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan pada periode 2019–2021. Selanjutnya, pada tahun 2021 beliau dipercaya menjadi Kepala Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat Malang, dengan tanggung jawab mengawal penelitian dan pengembangan komoditas strategis. Pada tanggal 5 Juni 2023, beliau dilantik sebagai Kepala Balai Pengujian Standardisasi Instrumen Tanaman Pemanis dan Serat, yang berperan dalam penguatan standardisasi instrumen pertanian.

Selain berkiprah dalam birokrasi dan penelitian, beliau juga memiliki komitmen dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang ilmu tanah dan pertanian berkelanjutan. Pengalaman dan keahlian yang dimiliki menjadi landasan dalam mendukung perumusan kebijakan serta pengembangan sistem pengelolaan sumber daya lahan dan air pertanian secara berkelanjutan.

Andy Wijanarko lahir di Malang pada tanggal 15 November 1974. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Pertanian (S1) pada Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang pada tahun 1998. Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan Magister Sains (S2) di Jurusan Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor pada tahun 2004, serta meraih gelar Doktor (S3) pada Jurusan Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada pada tahun 2014.