Kepala BPLIP Kelas I Makassar

Dr. Rustan Massinai, S.T.P., M.Sc.

Dr. Rustan Massinai, S.TP., M.Sc. lahir di Bone pada 02 Agustus 1969. Beliau menempuh pendidikan Sarjana Teknologi Pertanian (S1) bidang Mekanisasi Pertanian di Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin dan lulus pada tahun 1997. Selanjutnya, beliau melanjutkan studi Magister (S2) di bidang Teknik Pertanian pada Fakultas Teknologi Pertanian Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (2009), serta meraih gelar Doktor (S3) di bidang Teknik Pertanian pada Fakultas Teknologi Pertanian Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (2012). Latar belakang akademik tersebut membekali beliau dengan keahlian di bidang teknologi pertanian, mekanisasi, serta pengelolaan lahan dan sumber daya air untuk mendukung pertanian modern dan berkelanjutan.

Karier beliau di lingkungan Kementerian Pertanian diawali sebagai pegawai di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Tengah pada periode (2000–2016), serta aktif sebagai dosen luar biasa di Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (2002-2016). Selanjutnya, beliau dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis, antara lain sebagai Kepala Bidang Program dan Evaluasi di Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (2016–2020), Kepala BPTP Kalimantan Barat (2020–2022), Kepala BPTP Jawa Barat (2022), serta memimpin penguatan penerapan modernisasi pertanian di Jawa Barat melalui jabatan Kepala BSIP Jawa Barat dan Kepala BRMP Jawa Barat (2025). Beragam pengalaman tersebut memperkuat kapabilitas beliau dalam perencanaan program, penguatan inovasi teknologi pertanian, serta manajemen kelembagaan di tingkat pusat dan daerah.

Saat ini, Dr. Rustan Massinai, S.TP., M.Sc. mengemban amanah sebagai Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Makassar di bawah Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dalam peran tersebut, beliau berkomitmen mendorong penguatan pengelolaan lahan dan irigasi pertanian melalui penerapan teknologi tepat guna, peningkatan layanan teknis kepada daerah, serta penguatan sinergi lintas sektor guna mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Langkah akademik beliau tercermin dari berbagai publikasi ilmiah di bidang teknologi pertanian, mekanisasi, dan pengembangan agroindustri berbasis sistem usahatani terpadu, serta penghargaan nasional, antara lain Satyalancana Karya Satya X Tahun dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun atas dedikasi dan pengabdian kepada negara yang diberikan oleh Presiden RI.