Kepala BPLIP Kelas I Palembang

Dr. Yong Farmanta, SP., M.Si.

Dr. Yong Farmanta, S.P., M.Si. lahir di Jambi pada 16 Januari 1979. Beliau menempuh pendidikan Sarjana (S1) di bidang Ilmu Tanah (Soil Science) pada Universitas Jambi, kemudian melanjutkan studi Magister (S2) di bidang Agroklimatologi pada Institut Pertanian Bogor. Gelar Doktor (S3) beliau peroleh dari Universiti Putra Malaysia pada bidang Environmental Quality and Conservation. Latar belakang akademik tersebut membekali beliau dengan keahlian dalam pengelolaan sumber daya lahan, agroklimatologi, serta konservasi lingkungan untuk mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan.

Dalam perjalanan kariernya di lingkungan Kementerian Pertanian, Dr. Yong Farmanta mengemban berbagai jabatan struktural dan manajerial. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha pada Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian Jambi, dengan fokus pada pengelolaan administrasi, keuangan, kepegawaian, serta penguatan tata kelola organisasi. Selanjutnya, beliau dipercaya memimpin sebagai Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Barat, mengoordinasikan pelaksanaan program modernisasi pertanian, penguatan kelembagaan, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya balai.

Saat ini, Dr. Yong Farmanta, S.P., M.Si. mengemban amanah sebagai Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Palembang di bawah Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dalam peran tersebut, beliau berkomitmen memperkuat pengelolaan lahan dan irigasi pertanian melalui penerapan inovasi teknologi, peningkatan layanan teknis kepada daerah, serta penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Langkah akademik dan profesional beliau juga tercermin dari kontribusinya sebagai narasumber pada berbagai forum nasional dan internasional, publikasi karya ilmiah dengan judul Net Rainfall Components under Various Ages of the Oil Palm (2021) dan Innovation Based Food Self-Sufficient Strategy For Sustainable Economic Growth (2025), serta penerimaan sejumlah penghargaan salah satunya penghargaan Terbaik I Bidang Perbenihan Tahun 2024, dengan penilaian kinerja berdasarkan kriteria produksi, distribusi PNBP, ketersediaan stok, serta nihil benih kedaluwarsa.